Translate to Your Language :)

Setiap orang butuh tempat utk berbagi cerita, aku harap kamu bisa mengerti itu.
Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan

3 Sep 2013

Laporan Praktikum Enzim Katalase

Nama Praktikum: Enzim Katalase dalam hati
Tujuan Praktikum: Mengetahui faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase (pada hati)
Tanggal Praktikum: 3 September 2013

Dasar Teori:
Enzim bersifat biokatalisator, yaitu senyawa yang berfungsi mempercepat reaksi kimia dalam metabolisme tubuh makhluk hidup tanpa ikut bereaksi. Karena pada akhir reaksi, senyawa terbentuk kembali. Suatu reaksi kimia yang berlangsung dengan bantuan enzim memerlukan energi yang lebih rendah
Kerja enzim dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah:
1. Konsentrasi substrat dan enzim = kecepatan reaksi pada enzim
2. suhu = pada suhu tinggi, aktivitas enzim meningkat. dan pada suhu rendah, aktivitas enzim menjadi terhambat.
3. pH = asam/basa pada molekul enzim yg dapat menyebabkan denaturasi enzim ( sebuah proses di mana protein atau asam nukleat kehilangan struktur tersier dan struktur sekunder dengan penerapan beberapa tekanan eksternal atau senyawa )
4. inhibitor = zat yg menghambat laju reaksi enzim.

H2O2 atau hidrogen peroxyda adalah salah satu zat beracun yg tidak baik bila berada didalam tubuh. Enzim katalase adalah enzim yg dapat menguraikan H2O2 menjadi air (H2O) dan oksigen (O2).
Katalase terdapat hampir di semua makhluk hidup. Enzim ini diproduksi oleh sel yg ada di bagian badan mikro, yaitu perioksisom bagi sel. Enzim ini adalah penjaga yang melindungi bagian dalam sel dari kondisi oksidatif yang bagi kebanyakan organisme ekuivalen dengan kerusakan.

sumber dasar teori:
buku biologi kelas XII IPA, Masmedia (Ninik Suspriyati)
Wikipedia.com

Alat dan Bahan:
- tabung reaksi
- rak tabung reaksi
- pipet tetes
- pembakar spirtus
- mortar
- kaki tiga
- gelas kimia
- lidi
- korek api
- es batu
- baskom
- hati ayam *bisa diganti*  (agak banyak, karena perlu yg utuh dan di ekstrak)
-  Hidrogen Peroxyda (H2O2)
- HCl
- NaOH

Cara kerja:
*ekstrak*
1. Haluskan hati dan tambahkan sedikit air
2. Ambil ekstrak hati dan tuang ke tabung reaksi.
3. tuangkan H2O2 ke dalam tabung reaksi.
4. tutup ujung tabung dengan jari secepatnya dan kocok dengan perlahan.
5. Catat reaksi apa yg terjadi.
6. Ulangi perlakuan 2,3,4,5 dengan:
+ penambahan HCl
+ penambahan HCl + H2O2
+ penambahan NaOH
- panaskan ekstrak hati sebelum ditambah H2O2
- direndam di air es sebelum di tambah H2O2

*utuh*
1. Ambil hati utuh dan masukan ke dalam tabung reaksi.
2. Tuangkan H2O2 ke dalam tabung reaksi.
3. tutup ujung tabung dengan ujung jari secepatnya dan kocok dengan perlahan.
4. Catat reaksi apa yg terjadi.
5. Ulangi perlakuan 1,2,3,4 dengan:
+ penambahan HCl,
+ penambahan HCl + H2O2
+ penambahan NaOH
- panaskan ekstrak hati sebelum ditambah H2O2
- direndam di air es sebelum di tambah H2O2


Hasil Pengamatan:











Data Pengamatan:



No
Perlakuan
Gelembung
Nyala api
Perubahan warna
Fungsi enzim
1
Ekstrak hati + H2o2
+
+
-
+
2
Hati + HCl + H2O2
+
-
Kuning
-
3
Hati yg dipanaskan + H2O2
+
-
Putih pucat
-
4
Hati yg di panaskan + NaOH + HCl
-
-
Putih pucat
-
5
Hati + HCl
+
-
Putih pucat
-
6
Hati + HCl + H2O2
-
-
Putih pucat
-
7
Hati + NaOH
-
-
Putih pucat
-











  • Tabung reaksi + rak
  • Pipet tetes
  • Pembakar spiritus
  • mortar
  • Kaki tiga dan kaca
  • Lidi dan korek api
  • es batu
  • Ekstrak hati (enzim katalase)
  • Hidrogen Peroksida (H2O2)
  • HCl
  • NaOH
  • - See more at: http://praktikumbiologi.blogspot.com/2011/07/praktikum-enzim-katalase.html#sthash.ltHCyc2m.dpuf
    Pada salah satu sisi enzim terdapat tempat aktif yang memiliki bentuk yang dapat berpasangan tepat sama dengan bentuk permukaan substrat. Akibatnya satu enzim hanya dapat digunakan untuk satu jenis substrat. - See more at: http://biologimediacentre.com/enzim/#sthash.qngpoOpI.dpuf
    Pada salah satu sisi enzim terdapat tempat aktif yang memiliki bentuk yang dapat berpasangan tepat sama dengan bentuk permukaan substrat. Akibatnya satu enzim hanya dapat digunakan untuk satu jenis substrat. - See more at: http://biologimediacentre.com/enzim/#sthash.qngpoOpI.dpuf
    Pada salah satu sisi enzim terdapat tempat aktif yang memiliki bentuk yang dapat berpasangan tepat sama dengan bentuk permukaan substrat. Akibatnya satu enzim hanya dapat digunakan untuk satu jenis substrat. - See more at: http://biologimediacentre.com/enzim/#sthash.qngpoOpI.dpuf
    Ket:
    + terjadi
    - tdk terjadi 


    *untuk analisis data dan kesimpulan mohon maaf saya tidak dapat tampilkan. please think with yours. Bila ada kritik & saran silahkan isi kolom komentar dibawah. Dan bila ada pertanyaan seputar laporan, silahkan kirim lewat e-mail.*








  • Tabung reaksi + rak
  • Pipet tetes
  • Pembakar spiritus
  • mortar
  • Kaki tiga dan kaca
  • Lidi dan korek api
  • es batu
  • Ekstrak hati (enzim katalase)
  • Hidrogen Peroksida (H2O2)
  • HCl
  • NaOH
  • - See more at: http://praktikumbiologi.blogspot.com/2011/07/praktikum-enzim-katalase.html#sthash.ltHCyc2m.dpuf

    21 Feb 2013

    Laporan Praktikum - Getaran Per Sederhana

    Nama Praktikum : Getaran Per Sederhana
    Tujuan : Mengamati gaya Pegas
    Tanggal Praktikum : Rabu, 26 September 2012
    Alat dan Bahan :

    - Alat tulis
    - Anak timbangan dan piringan
    - Penggaris
    - Per
    - Statif (1 set)
    - Stopwatch

    Langkah Kerja :
    1. Mengukur panjang statif dengan menggunakan penggaris sebelum digantungkan per.
    2. Mencatat ukuran panjang statif mula-mula
    3. Mengukur panjang statif dengan menggunakan penggaris sesudah pegas digantungkan.
    4. Mencatat ukuran panjang statif setelah pegas digantungkan.
    5. Menarik pegas kebawah
    6. Menghitung waktu yang diperlukan pegas untuk bergerak naik turun 10 x dengan stopwatch.
    7. Mencatat hasilnya.

    Tabel Hasil Percobaan :



    X0
    M
    X1
    X1 – X0
    T
    13,5 cm
    500 gr
    7,0 cm
    6,5
    5 s



    ket :

    X0 = Panjang mula-mula (cm)
    M = Massa beban (gr)
    x1 = panjang setelah diberi beban (cm)
    T =  Periode waktu menurut hasil pengamatan

    Kesimpulan :

    Menurut Robert Hooke : Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastisitas pagas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus ( sebanding ) dengan gaya tarik.

    1. Massa beban mempengaruhi periode
    2. Gravitasi mempengaruhi kecepatan serta waktu pegas untuk bergerak naik dan turun.
    3. Memerlukan waktu agar pegas dapat bergerak naik dan turun, dan lama waktunya bervariasi tergantung pada tarikan pegasnya dan kondisi pegas.
    4. Semakin besar pegas, maka waktu yang dibutuhkan akan semakin lama untuk mencapai jumlah getaran yang ditetapkan.

    Laporan Praktikum - Difusi dan Osmosis

    Nama Praktikum : Sel
    Tujuan Praktikum : Mengamati peristiwa osmosis dan difusi
    Tanggal Praktikum : Selasa, 28 Agustus 2012

    Osmosis

    Alat dan Bahan :

    - Benang
    - Gelas
    - Gula sukrosa (gula tebu)
    - Lidi
    - Nampan
    - Pipet tetes
    - Usus ayam
    - Timbangan

    Cara Kerja :

    1. Membersihkan isi/kotoran yang ada didalam usus.
    2. Menimbang usus sebelum diisi air gula.
    3. Memasukkan air larutan gula kedalam usus menggunakan pipet.
    4. Setelah terisi air larutan gula, usus kembali ditimbang.
    5. Mengikat usus dengan benang lalu diikat ke lidi.
    6. Masukkan ke dalam air dengan keadaan menggantung.
    7. Lalu di biarkan sampai semalaman, kemudian pagi harinya diamati kembali. 

    Hasil Pengamatan :








    Data Pengamatan :


    Ket. Waktu
    Berat (gr)
    Keterangan
    Usus Sebelum diisi gula
    8,5
    Berat mula-mula 8,5
    Usus Sesudah diisi gula
    13,1
    Massa usus setelah diisi gula naik 4,6 gr menjadi 13,1 gr
    Usus yg telah diisi gula dibiarkan terendam semalaman
    16,5
    Setelah direndam semalaman massa usus bertambah 3,4 gr menjadi 16,5 gr
      

    Kesimpulan :

    1. Osmosis merupakan proses perpindahan molekul-molekul pelarut (air) dari konsentrasi pelarut rendah ke konsentrasi pelarut yang lebih tinggi  melalui membran diferensial permeabel.

    2. usus ayam yang direndam dalam air gula mengalami peristiwa osmosis yang dimana kandungan air didalam usus lebih kecil sehingga berat usus bertambah (hipertonis)
     

    Difusi

    Alat dan bahan :
    -  Air
    -  Gelas plastic
    -  Pewarna textile warna kuning
    -  Pipet
    -  Rak tabung reaksi
    -  Tabung reaksi

    Cara Kerja :
    1. Memasukkan air ke dalam tabung reaksi satu-persatu
    2. Menyetarakan jumlah air dalam tabung reaksi
    3. Meneteskan zat pewarna kedalam tabung reaksi yang sudah diisi air tersebut
    4. Lalu mengamati dan menghitung waktu ketika pewarna terlarut kedalam air

    Tabel hasil Pengamatan :

    Keterangan
    Jumlah tetesan
    Waktu (s)
    Tabung 1
    6
    23
    Tabung 2
    12
    17
    Tabung 3
    18
    12
      
    Kesimpulan :

    !. difusi merupakan perpindahan zat terlarut yang berpindah dari pelarut yang memiliki konsentrasi yang tinggi ke pelarut yang memiliki konsentrasi yang lebih rendah. (dalam kasus ini pewarna sebagai hipertonik dan air menjadi hipotonik.)

    2. pewarna yang diteteskan kedalam tabung yang memiliki volume air yang semuanya sama tetapi jumlah tetesannya berbeda menghasilkan waktu untuk terlarut yang berbeda.

    Semakin banyak tetesannya/semakin banyak jumlah pewarna yang dilarutkan dalam air, maka akan semakin cepat melarutnya. Sebaliknya, semakin sedikit tetesan pewarna yang diberikan kepada tabung reaksi, maka akan semakin lama pewarna terlarut dalam air.

    Kejadian ini menunjukkan bahwa, pewarna berperan sebagai larutan yang memiliki konsentrasi tinggi.



    *untuk analisis data dan kesimpulan mohon maaf saya tidak dapat tampilkan. please think with yours. Bila ada kritik & saran silahkan isi kolom komentar dibawah. Dan bila ada pertanyaan, silahkan kirim lewat e-mail.*

    Nama & tanda tangan praktikan di kiri ya, dan nama & tanda tangan guru pembimbing kamu letakkan disebelah kanan.

    Relate Post

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    your visiter number

    Labels