Sutradara : Marc Forster
Produser : Bradd Pitt
Pemeran :
Bradd Pitt
Mireille Enos
David Morse
Matthew Fox
James Badge Dale
Eric West
Julia Levy-Boeken
Elyes Gabel
Produksi : Paramount Pictures
Tanggal rilis : 21 Juni 2013
Durasi : 115 menit
Film yang dibintangi dan di produseri sendiri oleh Bradd Pitt ini mengusung genre aksi, thriller, dan drama.
Seperti yang kita ketahui bahwa perkembangan ilmu pengetahuan semakin pesat. Makin banyak jenis virus yg telah ditemukan. Dan salah satu dari jenis virus ini berubah menjadi berbahaya. Dimana orang yang terkena virus ini akan berubah menjadi seperti 'zombie'.
World War Z ini menceritakan tentang perang melawan sebuah wabah virus yang tidak dikenal menjangkiti hampir seluruh tempat di New York dan melebar ke beberapa negara bagian Amerika dan Asia.
Uniknya, wabah ini menjadikan orang yang telah terkena gigitan dari 'zombie' menjadi seperti zombie juga. Yaitu telah meninggal tetapi dapat hidup kembali dengan wajah yang seram serta tingkah yang tidak karuan.
Bradd Pitt yang berperan sebagai seorang Gerry Lane, seorang anggota PBB terbaik yang keluar dari tugasnya karena ingin mengahbiskan banyak waktu dengan 2 orang anaknya dan istrinya ternyata harus kembali kepada tugasnya dan kembali mempertaruhkan nyawanya dalam melawan zombie-zombie mengerikan yg semakin banyak ini, demi menyelamatkan ribuan manusia dan tentunya keluarganya sendiri.
Berawal dari seorang tentara yang kembali dari tugasnya di India, wabah virus mematikan ini kemudian menyebar kepada dokter yang menanganinya, kemudian menyerang orang2 di camp, sampai kepada masyarakat umum.
Dan membuat Bradd Pitt harus berpisah untuk sementara waktu dengan keluarganya untuk menjalani serangkaian misi yang dapat membahayakan nyawanya sendiri. Ia mencoba mencari jalan keluar terbaik yang dapat ia tempuh untuk memerangi zombie-zombie itu. Ia mulai mengarungi udara, menuju Philadelphia, Korea Selatan, sampai ke Yerusalem-pun ia tempuh. Apa yang ia cari? dan mungkinkah ia berhasil menemukan vaksin untuk memperkecil ruang gerak virus mematikan ini ?
**
Film yang dibintangi dan di produseri sendiri oleh Bradd Pitt ini sangat baik bila ditonton oleh orang-orang yang memang menyukai sebuah aksi dan tentunya thriller movie.
Aktor Bradd Pitt dalam film ini sangat menghayati perannya dan dapat menunjukkan emosi yang memang seharusnya dikeluarkan pada saat-saat tertentu. Serta ke-totalan para pemain pembantu dalam menjalankan tugasnya sebagai 'zombie'. Mulai dari efek suara yang dikeluarkan, gerak tubuh, serta mimik wajahnya membuat orang yang menontonpun menjadi geli sendiri dan mulai berpikir-pikir, apakah zombie itu memang ada (?)
Kabarnya film ini adalah film zombie termahal dan terbesar yang pernah dibuat. WOW saya sendiri kaget membacanya. Saya pikir ini adalah sebuah film dengan efek yang dihasilkan oleh seorang multimedia-wan yang canggih.
Tapi apapun itu, film ini dapat memberikan ketegangan secara berkala. Tidak semuanya dari film ini membuat kita tegang, tetapi pada saat-saat dimana zombie itu muncul dan mulai mengacaukan suasana bioskop yang sedang hening.
Translate to Your Language :)
Tampilkan postingan dengan label thriller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thriller. Tampilkan semua postingan
1 Jul 2013
3 Mar 2013
Resensi Film Belenggu
Produser : Hb Naveen, Frederica
Pemeran :
Abimana Aryasatya
Laudya Cynthia Bella
Imelda Therinne
Verdi Solaiman
Bella Esperance
Produksi : FALCON PICTURES
Tanggal rilis : 28 Februari 2013
Durasi : 100 menit
Film Belenggu yang di produksi oleh FALCON PICTURES serta di sutradarai oleh Upi ini tayang perdana dibioskop pada tanggal 28 Febuari 2013 kemarin.
"Dapatkah kamu mebedakan antara khayalan, mimpi, dan kenyataan?"
Berawal dari sebuah desa kecil yang di hantui oleh pembunuhan seseorang yang memakai kostum kelinci dan membuat semua wanita takut untuk keluar larut malam.
Keadaan masih sangat mengerikan ketika pembunuh masih belum tertangkap dan masih berkeliaran dengan bebas. Terlebih lagi semua penduduk yang mencurigai satu sama lain sebagai pembunuh yang keji itu.
Film yang mengisahkan tentang seorang pemuda yang bernama Elang (Abimana Aryasatya) tinggal disebuah apartmen yang menyeramkan, memiliki tetangga yang merupakan sebuah keluarga yang terdiri atas ayah (Verdi Soleman), ibu (Laudya Cynthia Bella), dan seorang anak perempuan bernama Senja.
Elang sering bermain dengan Senja dan merasa dekat sekali dengan Senja. Senja merupakan salah satu alasan Elang untuk selalu pulang kembali ke apartmennya.
Setiap kali terlelap tidur, Elang selalu dihantui mimpi buruk yang membuatnya sulit untuk membedakan saat-saat dimana ia sedang bermimpi atau tidak.
Ia bermimpi bahwa ada seseorang yang memakai kostum kelinci membunuh tetangganya (Djenar dan Jingga), juga orang-orang disekitarnya. Elang selalu mencoba memperingatkan Djenar agar berhati-hati terhadap suami Djenar, ia beranggapan bahwa kelinci sadis itu adalah suami Djenar, tetapi ia tidak dapat menemukan alasan yang tepat ketika Djenar bertanya "mengapa?".
Elang bekerja disebuah klub malam sebagai pelayan/bartender.
Suatu malam, ia melihat sepasang kekasih yang sedang bertengkar didalam klub tempat ia bekerja. seorang pria dan seorang Wanita *maaf* pelacur yang bernama Jingga (Imelda Therine).
Jingga (Imelda Therine)
Jingga (Imelda Therine)
Jingga (Imelda Therine)
Jingga (Imelda Therine)
Ia merasa sering sekali melihat wanita itu, tetapi ia sendiri tidak tahu mereka pernah bertemu dimana, kapan, dan bagaimana mereka bertemu, ia merasa sangat dekat dengannya, mengenalnya, dan 'mencintainya'.
Ia memukul keras-keras kepala laki-laki yang sedang bertengkar dengan seorang wanita *maaf* pelacur itu dengan botol sampai laki-laki itu jatuh.
Tak disangka, seorang Jingga membuat kehidupan Elang menjadi lebih jatuh terpelungkup sampai rata dengan tanah, daripada sebelumnya. Ia meminta Elang untuk membalaskan dendamnya dan membunuh orang-orang yang telah memperkosanya, menghancurkan hidupnya.
Belum lagi, seorang saksi, ibu tua yang setengah gila karena ditinggal mati oleh anaknya, Laras yang menganggap Jingga adalah anaknya dan bersedia diperalat Jingga untuk membalaskan dendamnya.
Ditengah-tengah kebingungannya, selalu hadir seorang nenek gila (Bella Esperance)
(Bella Esperance)
(Bella Esperance)
yang selalu hadir memperingatkannya dengan rambut yang berantakan dan tidak terawat dan datang secara tiba-tiba.
Benarkah ada sebuah bahaya yang mengancam keselamatan Djenar dan Senja? Siapa sebenarnya orang dibalik kostum kelinci itu? dan mampukah Elang menghadapi kenyataan yang terjadi seperti mimpi paling buruk dalam hidupnya?
**
FIlm yang dibintang oleh seorang aktris cantik, Laudya Cynthia Bella ini merupakan sebuah film yang bagus, karena telah dikemas dengan apik, membuat kita tercengang dan membuat orang yang menontonnya bingung menerka-nerka siapakah pembunuhnya? apa maksudnya? bagaimana kelanjutannya? .
Bila tidak berkonsentrasi penuh terhadap alur cerita, maka orang yang menonton sama saja membuang-buang uangnya.
Adegan bunuh-membunuhnya pun terlihat kesadisannya, bukan dari terlihatnya perut yang dikampak, tetapi dari ekspresi dan mimik wajah pemainnya, serta dari darah yang bermuncratan ketika si 'pembunuh' mengacungkan kampaknya ke arah korban. Keseluruhan dari cerita dapat membuat penonton menjadi bingung, takut, dan bertanya-tanya dalam hati.
Untuk kekurangannya, film ini tidak banyak berkekurangan, tetapi hanya saja alur cerita yang maju mundur dan dibolak-balikan malah membuat penonton menjadi bingung sendiri dan menjadi tidak mengerti maksud dari jalan ceritanya. Tetapi untunglah saya mengerti jalan ceritanya, itu juga sudah di akhir-akhir mengertinya.
Mimik wajah dari tokoh Elang pun sangat menunjukkan kebingungan dan kehampaan, entah memang wajahnya begitu atau hanya akting.
Judul dari filmnya pun sangat cocok dengan keadaan filmnya. Karena menunjukkan seseorang yang sedang terbelenggu dengan mimpi-mimpinya yang ternyata adalah kenyataan yang sangat mengerikan.
28 Feb 2013
Resensi Film Mama
Produksi : Universal Pictures
Ditulis oleh : Andres Muschietti
Pemain Film :
- Jessica Chastain
- Nikolaj Coster-Waldau
- Megan Charpentier
- Isabelle Nelisse
- Daniel Kash
- Javier Botet
- Jane Moffat
- Julia Chantrey
- Jayden Greig
- Sydney Cross
Tanggal Rilis : 18 Januari 2013
----
Salah satu film barat yang berjudul "mama" ini merupakan salah satu film terlaris di bioskop pada awal tahun 2013 ini. Film yang merupakan adaptasi dari sebuah novel yang judulnya sama, yaitu : "mama" ini beraliran horor film.
Kasih sayang dari seorang mama memang tidak akan pernah ada habisnya. Bahkan ketika mama itu sendiri telah berbeda dunia dengan kita. Seperti halnya yang terjadi kepada Victoria dan Lily. Kasih sayang "mama" yang terekat abadi di dalam dirinya.
Bagaimanakah Victoria menyikapi perbedaan dunia dengan 'mama' nya dan apakah Lily dapat memahami bahwa dunianya dengan 'mama' sudah berbeda ?
Film Mama ini pada awalnya menceritakan tentang seorang ayah yang bernama Jeffrey sedang dilanda frustasi berat dan membawa anaknya, Victoria yang sudah agak besar dan Lily yang masih bayi melintasi tebing yang sedang bersalju. Dalam kondisi jalanan yang bersalju dan licin, Jeffrey memacu kendaraannya dengan cepat dan membuat takut Victoria kecil dan adiknya, Lily. Dalam perjalanan, mobil yang mereka kendarai menabrak pohon dan jatuh terguling ke jurang. Beruntung mereka bertiga masih dapat selamat.
Jeffrey yang tengah dilanda kebingungan segera memutuskan untuk masuk ke dalam hutan. Beberapa waktu kemudian mereka menemukan sebuah gubuk ditengah hutan yang sudah tidak berpenghuni.
Digubuk ini, Jeffrey mencoba untuk bunuh diri setelah membunuh Victoria dengan mengacungkan pistol ke punggung Victoria kecil yang ia suruh untuk menghadap jendela. Tetapi sebelum pelatuk tertarik oleh jari Jeffrey, sesosok makhluk yang menyeramkan tiba-tiba menarik Jeffrey dan akhirnya Jeffrey tidak diketahui lagi nasibnya.
Sementara itu, saudara Jeffrey, Lucas ( Nikolaj Coster-Waldau ) terus menerus mencari-cari keberadaan keponakannya serta saudaranya.
5 tahun berlalu akhirnya teman Lucas menemukan gubuk yang sempat disinggahi Jeffrey dahulu. Mereka menemukan Victoria dan Lily yang liar *maaf (seperti binatang). Karena berjalan dengan menggunakan kedua tangan dan kaki dan tidak dapat berkomunikasi seperti layaknya manusia biasa.
Teman Lucas sesegera mungkin menghubungi Lucas.
Terjadi perebutan kuasa yang serius dipengadilan, dan akhirnya Lucas dan kekasihnya, Anabel ( Jessica Chastain ) berhasil memenangkan kuasa atas Victoria dan Lily.
Lucas dan Anabel mencoba membawa Victoria dan Lily untuk kembali ke kehidupan normal layaknya manusia biasa.
Ternyata tak mudah untuk merubah semuanya. Sudah ada sesosok 'mama' yang menyertai mereka selama tinggal di hutan. Benarkah 'mama' itu adalah pantulan diri Victoria sendiri? Bagaimana kisah mereka selanjutnya? dan mengapa sosok 'mama' yang menyertai Victoria dan Lily tidak mau digantikan oleh Anabel?
silahkan nonton ke bioskop untuk kelanjutannya......
**
Film horor ini merupakan salah satu film yang dapat membuat jantung saya memacu darah lebih cepat 2x dari biasanya. Saya juga suka bagian-bagian dari film ini yang dapat di perankan dengan rapih oleh tokoh Victoria dan Lily yang masih terbilang muda. Unsur yang dibawakan oleh film Mama ini juga lengkap. Ada seramnya, ada romantisnya, ada saat serius, bahkan ada saat yang menyedihkan.
Film ini juga memiliki pesan moral yang mengesankan. Terlihat pula dari sub-judulnya : A mother Love is Forever.
Kasih sayang dari seorang mama tidak dapat tergantikan. Bahkan ketika mama itu sudah tiada, ataupun selama hidupnya, mama adalah seorangn yang jahat, tetapi kepada anaknya pastilah ia menyayanginya.
Kekurangannya adalah jalan cerita yang mudah tertebak sehingga membuat saya bisa saja tidak ingin melanjutkan menontonnya. Serta ada beberapa bagian yang tidak jelas bagaimana maksudnya.
Tetapi dari kesemuanya, saya acungkan jempol tinggi-tinggi.
26 Feb 2013
sinopsis film Air Terjun Pengantin Phuket
Sutradara : Rizal Mantovani
Produser : Ody Mulya Hidayat
Pemeran :
+ Tamara Bleszynski
+ Darius Sinathrya
+ Kimberly Ryder
+ Putri Una
+ Laras Monca
+ Steven William
Distribusi :
Maxima Pictures
Dreamscape Pictures
----
Air Terjun Pengantin Phuket ini dapat dibilang sebagai lanjutan dari serial perdananya, yang berjudul sama, yaitu Air Terjun Pengantin.
Yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya, kali ini film yang digarap oleh seorang sutradara bernama Rizal Mantovani ini berlokasi di Pulau Phuket, Thailand yang sudah dapat dipastikan memperlihatkan keindahan pantainya.
Masih dengan peran utama yang sama, yaitu Tamara Blezenski dan menggaet beberapa artis kondang lainnya, seperti Darius Sinatria, Steven Wiliam, Kimberly Ryder, dll. Kini Air Terjun Pengantin Phuket datang dengan versi berbeda yang semakin seru dan menguji adrenalin.
Beberapa tahun berlalu setelah sahabat dan kekasihnya tewas dengan mengenaskan didepan matanya, Tiara (Tamara B.) memilih untuk hijrah ke sebuah Pulau yang masuk negara Thailand untuk menenangkan dirinya.
Disana ia membuka bar kecil dipinggir pantai bersama temannya, Lea (Laras Monca) sekaligus mendalami olahraga bela diri ; Thai Boxing.
Sebelum tiba waktu ia bertanding, Alan (Darius S.) bersama keponakannya, Maureen (Kimberly Ryder), dan teman Maureen, Kenny (Stephan William), dan Aila (Una Putri), datang ke pulau Phuket untuk melihat pertandingan Tiara dan sekaligus berlibur.
hari berikutnya, mereka memilih untuk mengelilingi pulau disekitar pulau Phuket. Mereka bertemu dengan seorang Indonesia yang menawarkan mereka kapal untuk menyambangi sebuah pulau (yang katanya indah) yang terletak diluar pulau Phuket.
Dari saat pertama kali menginjakkan kaki dipulau itu, Tiara ( Tamara B. ) sudah merasa tidak enak, tetapi ia mencoba untuk mengikuti kemauan dari anak-anak muda yang ikut beserta dengannya, serta kemauan dari Alan (Darius S. ).
Teror kembali datang menghampiri Tiara dan teman-temannya. Satu persatu kejadian yang tidak mereka inginkan dan bayangkan pun terjadi.
Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? apakah semua akan bernasib sama, seperti tokoh pada seri perdananya?
**
Air Terjun Pengantin Phuket ini merupakan film yang menegangkan bagi para penonton. Banyak adegan bunuh membunuh yang dapat membuat anda menutup mata berkali-kali.
Judulnya yang memakai kata "Phuket" untuk menarik para penonton pun tidak sinkron dengan keadaan filmnya yang lebih banyak syuting di tempat seperti hutan dan in-door. Walaupun masih memasukkan unsur budaya Thailand, seperti thai boxing-nya, kehidupan malam di kotanya, serta bahasanya.
Tapi tidak sampai disitu saja, masih ada ketampanan wajah Stevan William maupun kemolekkan tubuh dari artis remaja wanita Indonesia yang berbikini. Memang film Indonesia tidak akan jauh dari hal-hal seperti itu.
Tapi jangan langsung meng-close halaman ini dulu, masih ada hal lainnya yang harus kita cermati dalam film ini, yang memberi pesan moral agar tidak mudah percaya akan orang yang belum kita kenal, berhati-hati bila pergi ke suatu tempat, sampai pentingnya menjaga kekompakkan dari sebuah hubungan pertemanan.
so? mau lebih jelas lagi? Lebih baik, anda sendiri yang menontonnya.
***
Produser : Ody Mulya Hidayat
Pemeran :
+ Tamara Bleszynski
+ Darius Sinathrya
+ Kimberly Ryder
+ Putri Una
+ Laras Monca
+ Steven William
Distribusi :
Maxima Pictures
Dreamscape Pictures
----
Air Terjun Pengantin Phuket ini dapat dibilang sebagai lanjutan dari serial perdananya, yang berjudul sama, yaitu Air Terjun Pengantin.
Yang membedakan antara yang satu dengan yang lainnya, kali ini film yang digarap oleh seorang sutradara bernama Rizal Mantovani ini berlokasi di Pulau Phuket, Thailand yang sudah dapat dipastikan memperlihatkan keindahan pantainya.
Masih dengan peran utama yang sama, yaitu Tamara Blezenski dan menggaet beberapa artis kondang lainnya, seperti Darius Sinatria, Steven Wiliam, Kimberly Ryder, dll. Kini Air Terjun Pengantin Phuket datang dengan versi berbeda yang semakin seru dan menguji adrenalin.
Beberapa tahun berlalu setelah sahabat dan kekasihnya tewas dengan mengenaskan didepan matanya, Tiara (Tamara B.) memilih untuk hijrah ke sebuah Pulau yang masuk negara Thailand untuk menenangkan dirinya.
Disana ia membuka bar kecil dipinggir pantai bersama temannya, Lea (Laras Monca) sekaligus mendalami olahraga bela diri ; Thai Boxing.
Sebelum tiba waktu ia bertanding, Alan (Darius S.) bersama keponakannya, Maureen (Kimberly Ryder), dan teman Maureen, Kenny (Stephan William), dan Aila (Una Putri), datang ke pulau Phuket untuk melihat pertandingan Tiara dan sekaligus berlibur.
hari berikutnya, mereka memilih untuk mengelilingi pulau disekitar pulau Phuket. Mereka bertemu dengan seorang Indonesia yang menawarkan mereka kapal untuk menyambangi sebuah pulau (yang katanya indah) yang terletak diluar pulau Phuket.
Dari saat pertama kali menginjakkan kaki dipulau itu, Tiara ( Tamara B. ) sudah merasa tidak enak, tetapi ia mencoba untuk mengikuti kemauan dari anak-anak muda yang ikut beserta dengannya, serta kemauan dari Alan (Darius S. ).
Teror kembali datang menghampiri Tiara dan teman-temannya. Satu persatu kejadian yang tidak mereka inginkan dan bayangkan pun terjadi.
Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? apakah semua akan bernasib sama, seperti tokoh pada seri perdananya?
**
Air Terjun Pengantin Phuket ini merupakan film yang menegangkan bagi para penonton. Banyak adegan bunuh membunuh yang dapat membuat anda menutup mata berkali-kali.
Judulnya yang memakai kata "Phuket" untuk menarik para penonton pun tidak sinkron dengan keadaan filmnya yang lebih banyak syuting di tempat seperti hutan dan in-door. Walaupun masih memasukkan unsur budaya Thailand, seperti thai boxing-nya, kehidupan malam di kotanya, serta bahasanya.
Tapi tidak sampai disitu saja, masih ada ketampanan wajah Stevan William maupun kemolekkan tubuh dari artis remaja wanita Indonesia yang berbikini. Memang film Indonesia tidak akan jauh dari hal-hal seperti itu.
Tapi jangan langsung meng-close halaman ini dulu, masih ada hal lainnya yang harus kita cermati dalam film ini, yang memberi pesan moral agar tidak mudah percaya akan orang yang belum kita kenal, berhati-hati bila pergi ke suatu tempat, sampai pentingnya menjaga kekompakkan dari sebuah hubungan pertemanan.
so? mau lebih jelas lagi? Lebih baik, anda sendiri yang menontonnya.
***
your visiter number
Labels
a mythical
(4)
Cerita Kehidupan
(10)
Culture
(6)
Laporan Praktikum
(6)
My Adventures
(13)
My Feelings
(5)
Resensi
(6)
Sad Story
(1)
Science
(8)
thriller
(4)
Tugas
(1)